Kompatibilitas jQuery Membuat Website Judi Lebih Interaktif

Di dunia pemrograman terdapat banyak bahasa yang bisa digunakan untuk men-develop sebuah web dengan canggih. Web yang kaya akan fitur tentu akan menjadi tempat meluangkan waktu yang menyenangkan bagi para pengunjungnya. Karena untuk menarik visitor dalam sebuah web yang utama adalah pembuatan desain tampilan muka yang dibuat sedemikian rupa sehingga bisa memberikan kesan mewah dan profesional. Jika kesan pertama sudah baik, tentu user tidak akan meninggalkan halaman web tetapi malah melanjutkan aktivitasnya untuk browsing dan bernavigasi lebih lanjut di dalam website tersebut. Hal ini digunakan oleh website e-commerce, portal berita, sampai situs judi dan casino pun telah lama menggunakan strategi ini dalam memikat membernya untuk bergabung bersama.

Ambil sebuah contoh, misalnya website HokiPanda.com yang telah lama menjadi unggulan dalam taruhan bola di internet ini. Situs tersebut telah menjalankan perjudian selama bertahun-tahun sehingga tentu sudah memiliki pengalaman dan pengetahuan yang luas akan apa yang dicari oleh para pelanggan. Kompatibilitas yang diberikan sungguh sempurna karena web judi tersebut bisa diakses dari browser apapun dan dari mobile atau desktop setiap waktu dengan lancar. Kenyamanan dalam bertaruh sudah pasti hal yang utama, tidak lupa website judi dengan kemudahan login dan banyaknya pilihan permainan tentu akan menjadi incaran para penjudi. Tidak heran jika situs ini meng-klaim telah memiliki ribuan member yang aktif, bahkan kabarnya ada ratusan member yang dari awal situs ini berdiri hingga saat ini masih rutin transaksi deposit dan withdraw setiap hari.

browser kompatibel jquery

Kemudahan Dalam Pengoperasian Website

Jika bercerita tentang sebuah website, tentu semua pernah mengakses ajax entah itu sadar atau tidak. Dengan penggunaan jQuery maka untuk menerapkan Ajax pada sebuah halaman web sangatlah mudah dan efisien. Tugas ajax sendiri adalah melakukan komunikasi dengan server dan menerima balasannya secara langsung tanpa harus melakukan refresh atau reload pada halaman browser. Sistem seperti ini disebut juga dengan metode asinkron. Untuk bisa melakukan ini dengan lancar sebenarnya tidak terlalu sulit, hal yang memakan waktu adalah penulisan kode demi kode secara manual untuk membuat ajax tersebut bisa dibuka dengan baik di semua browser tanpa kecuali. Beruntung sekali sekarang ini ada library jQuery yang memberikan kompatibilitas penuh ke semua jenis browser tanpa harus ribet menulis banyak kode. Semua itu pun bisa dilakukan dengan otomatis.

JQuery akan dengan mudah meng-handle semua request yang berhubungan dengan AJAX API yang memang berlainan antar browser yang satu dengan yang lainnya. Prosesnya pun dijamin tidak akan membuat memory leak. Kondisi ini bisa terjadi jika dalam peng-kodean penulisannya kurang sempurna sehingga menciptakan loop yang membuat website secara tidak disadari melakukan request yang berulang ke server. Hal ini akan membuat server down karena resource dilahap habis untuk menanggapi proses yang berulang tersebut.

JQuery juga sangat cocok untuk developer yang suka animasi, tentu banyak sekali model script yang bisa digunakan untuk mencapai efek yang diinginkan. Bukanlah hal yang susah untuk membuat sekedar slider di halaman depan web, atau gambar dengan animasi fade in, fade out, itu semua menjadi tugas simple untuk jQuery.

Event Favorit Ini Selalu Digunakan Oleh Para Programmer

Library jQuery memang amat sangat lengkap jika dibanding dengan javascript yang lainnya. Pengembangan dari dasar hingga expert memang butuh waktu yang tidak sebentar. Tetapi jika melihat di masa lalu hingga sekarang, sungguh pesat sekali kemajuan dari jQuery dalam perannya di pembuatan website. Dengan makin banyaknya support dari para developer, membuat event dari jQuery jadi makin dikenal oleh kalangan pemula dalam programming. Event jQuery sendiri merupakan sebuah detektor atau script yang memiliki tugas sebagai pengawas dalam interaksi dari user di website. Pengawas itu nantinya akan memberikan respon lanjutan dari aksi yang dideteksi oleh script.

Sebagai catatan, dibawah akan dilampirkan sedikit dari event yang selalu ada dalam sebuah web baik itu web standar atau website yang sudah kaya akan fitur dan rumit.

event dalam jquery

Beberapa Event jQuery Yang Berhubungan Dengan Fungsi Keyboard :

keyup() : fungsi ini dipakai untuk mendeteksi ketika ada tombol di keyboard yang dilepas.

keydown() : fungsi berikut digunakan untuk mendeteksi saat ada tombol keyboard yang ditekan.

keypress() : untuk yang ini digunakan dalam mendeteksi ketika tombol keyboard ditekan dan secara simultan posisi kursor sedang fokus di sebuah form.

Fungsi Event Script Mendeteksi Mouse :

mouseup() : dipakai untuk mendeteksi ketika klik mouse telah dilepas.

mousedown() : ini digunakan dalam mendeteksi ketika klik mouse pada posisi ditekan.

mousemove() : fungsi berikut dipakai saat mendeteksi mouse bergeser atau bergerak.

mouseenter() : fungsi ini mendeteksi ketika pergerakan mouse telah memasuki sebuah elemen dalam website.

mouseover() : ini dipakai untuk mendeteksi pada saat pointer mouse hanya melintasi sebuah elemen di web.

Fungsi Event jQuery Lain Yang Lazim Diterapkan :

focus() : ini digunakan untuk mendeteksi saat sebuah form sedang dalam keadaan fokus.

focusin() : ini dipakai dalam mendeteksi ketika tombol mouse diklik di dalam sebuah elemen input.

focusout() : fungsi ini untuk mendeteksi jika tombol mouse klik pada input yang berbeda setelah sebelumnya pada posisi fokus di suatu elemen input.

submit() : ini paling banyak digunakan yaitu untuk mendeteksi ketika button submit pada sebuah webform ditekan.

click() : dipakai dalam mendeteksi ketika sebuah elemen apapun itu diklik.

dblclick() : fungsi berikut digunakan saat mendeteksi ketika sebuah elemen diklik dua kali (double klik).

scroll() : ini digunakan untuk mendeteksi ketika skrol bar disamping digerakkan.

select() : fungsi ini untuk mendeteksi jika sebuah pilihan pada sebuah form telah dipilih.

change() : digunakan untuk mendeteksi saat nilai sebuah input form tiba-tiba diubah.

each() : digunakan pada waktu mengeksekusi jika memang ditemukan elemen yang cocok terhadap parameter yang sudah di setting.

blur() : fungsi yang digunakan dalam mendeteksi jika suatu input form ternyata tidak berada di dalam keadaan fokus.

Sebenarnya ada beberapa lagi yang belum dituliskan di atas, mungkin lain waktu akan dilengkapi lagi. Hanya saja untuk event di atas sebetulnya sudah amat sangat cukup dengan fungsi yang diberikan untuk membangun sebuah web yang menarik dan bagus.

Fungsi Utama Dari jQuery

jQuery telah dikenal sejak awalnya sebagai library JavaScript yang sangat mudah dalam penggunaannya untuk aplikasi khususnya saat membangun sebuah website. Sejak pertama dikenal, javascript sendiri merupakan sebuah bahasa pemrograman yang sulit untuk dipahami sintaks dan perintahnya. Bahkan hingga kini, orang-orang masih malas untuk mengawali belajar atau memperdalam ilmunya dalam bahasa javascript karena alasan tersebut. Kerumitan dalam sintaks memang seuatu yang jelas membuat stres para developer aplikasi.

Para programmer yang sudah bertahun-tahun menggeluti membuat ribuan program pun masih merasa kerepotan saat harus berurusan dengan javascript, apalagi yang baru saja mulai belajar. Tetapi tidak ada hal yang tidak mungkin jika sudah ada niat. Karena dalam pengembangan sebuah web, jQuery tentu mampu untuk memberikan banyak sekali fungsi yang mempermudah para pengguna websitenya di kemudian hari.

Pada jaman ini hampir semua aplikasi telah menggunakan dukungan API. Dengan jQuery penggunaan API ini pun dapat dengan mudah diterapkan untuk kompatibel dengan semua browser internet. Library yang satu ini mampu melakukan perubahan di sisi server dengan menyajikan data yang telah diolah untuk ditampilkan di sisi client.

Berikut Fitur jQuery Yang Biasa Digunakan Oleh Web Developer

Manipulasi HTML

Rekayasa dalam sebuah elemen pada front end website bukanlah hal yang asing. Hampir semua website yang ada di internet pasti melakukan metoda ini. Hal ini dilakukan untuk memberikan fungsi interaktif bagi para pengunjung web.

Manipulasi CSS

Berbeda dengan rekayasa HTML dengan menggunakan jQuery. Manipulasi pada CSS website lebih mengarah kepada penempatan tampilan dan desain yang lebih menarik sehingga website lebih dinamis sesuai dengan temanya.

Efek dan Animasi

Pemberian efek text scrolling atau animasi gambar setara program editor video sangat bisa dilakukan dengan menggunakan jQuery. Memang untuk prosesnya memerlukan banyak resource, tetapi hasil yang diberikan sangatlah indah. Yang paling banyak bertebaran adalah slider dari jQuery, adalah gambar yang lalu lalang jika anda baru saja selesai membuka sebuah website.

Dukungan Dari Komunitas Membuat Javascript Terus Dikenal

Semakin banyak orang yang mengembangkan fungsi dari jQuery berimbas pada semakin banyak pula orang yang menggunakannya. Mungkin awalnya orang tersebut hanya mengaplikasikannya secara langsung tanpa melihat lebih detail, tetapi seiring berjalannya waktu mulai ingin untuk ikut mengembangkan. Kejadian yang terus menerus ini pada akhirnya membentuk sebuah komunitas yang berisikan para developer javascript yang terus berlomba untuk menciptakan script yang ringan dan cepat. Mereka pun tidak segan untuk memberikan source code nya kepada publik sehingga sesama programmer bisa membahas script tersebut mulai dari kelebihan, bug, atau kekurangannya. Untuk mengembangkan suatu aplikasi yang solid dan powerful sudah pasti membutuhkan kerjasama dari tim dalam mengembangkan javascript.

Untuk para pemula pun akhirnya dimanjakan dengan banyaknya dokumentasi dan tutorial yang bertebaran di internet membahas akan bahasa pemrograman jQuery. Untuk menjadi seorang pemula bukanlah hal yang sulit dalam mempelajari javascript.

jquery slogan

Kekurangan Umum Yang Dikenal Saat Menggunakan jQuery

Dalam perjalanannya jQuery merupakan salah satu bentuk library JavaScript yang paling terkenal, tapi bukan berarti bahwa jQuery tidak memiliki kekurangan dalam penggunaannya di aplikasi atau sebuah program. Mungkin kekurangan ini sudah banyak sekali orang yang mengetahuinya apalagi di kalangan para programmer dan coder. Tapi jika anda seorang yang baru mengenal akan kedahsyatan jQuery, ada baiknya menyimak fakta berikut supaya lebih mengenal tentang jQuery. Seperti hal yang biasa diklaim yaitu keringanan dari proses jQuery yang digadang-gadang sangat optimal dan cocok digunakan dalam browser jenis apapun. Sebenarnya memang begitulah adanya karena proses tersebut memang sangat kecil hingga berukuran kurang dari 20 kilobit saja. Pada awal pengaplikasiannya ini menjadi sesuatu yang revolusioner sehingga penggunanya bertambah dengan sangat pesat.

Tetapi jika memnag dibandingkan secara apple to apple dengan pengkodean HTML, website akan sangat lebih lightweight saat dibangun dengan HTML murni tanpa menggunakan unsur dari jQuery. Sebuah benchmark telah dilakukan di banyak tempat untuk menguji kelebihan dan kekurangan ini. Faktor yang diuji pun bukan hanya sekedar kecepatan saat loading, tetapi juga mengenani resource yang terpakai saat melakukan request dari klien ke server lalu respon balik dari server menuju ke klien.

kekurangan jquery

Beberapa Pengujian Dilakukan Untuk Mengetahui Proses jQuery

Adalagi sebuah fakta yang memang sudah dibuktikan adalah bahwa dalam melakukan prosesnya, jQuery akan menggunakan resource dari RAM dan CPU pada mesin komputer dengan cukup agresif. Beberapa orang menduga bahwa pemakaian resource yang besar ini karena dalam melakukan prosesnya, jQuery akan memberikan data yang terkompres, sehingga server pun melakukan kerja tambahan untuk melakukan kompresi pada data yang dikirim. Hal ini jelas berpengaruh pada kinerja website secara global. Bayangkan jika dalah satu hari sebuah website bisa mendatangkan ribuan visitor. Maka pasti alokasi RAM dan CPU akan sangat besar jika harus memproses request jQuery yang sangat banyak. Maka diperlukan pula server yang benar-benar besar untuk bisa mengakomodasi semua request tersebut dengan smooth.

Dengan mengerti hal ini, pasti kalian akan mengambil kesimpulan seperti; Oke, berarti mulai sekarang kita tidak akan menggunakan jQuery. Kalian tidak perlu mengambil langkah ekstrim seperti itu. Karena penggunaan jQuery masih bisa diakali dengan membuat sebuah server khusus untuk menangani semua proses jQuery, sehingga kinerja CPU dan RAM server utama tidak terlalu terbebani saat website di kondisi full load.

Kekurangan dan Kelayakan Dalam Penggunaan

Untuk memberikan sebuah user experience yang menarik bagi para pengunjung website, tentu menggunakan javascript akan sangat baik. jQuery amat sangat bisa untuk membangun sebuah website yang bagus dalam fungsi dan desain. Hal ini tentu akan sebanding jika harus dibayar dengan server yang bagus dan memiliki ongkos tinggi.

Jadi dengan mengorbankan kocek lebih dalam untuk menggunakan dedicated server dengan spek tinggi demi sebuah website yang mampu menghandle semua kebutuhan sintaks dari jQuery adalah sesuatu yang tidak rugi. Visitor akan betah dan nyaman saat bernavigasi atau melakukan aktivitas di dalam website kita.